Rindu adalah musim yang selau silir berganti
Resah datang yang tanpa permisi menghampiri
Lalu gelisah hadir mengusik hari-hari
Rindu adalah tiang yang
tak pernah tumbang
Berdiri di lorong
kehidupan dan takkan pernah mengambang
Selalu berdiri tegap
dan tak boleh hilang
Rindu adalah layaknya air yang mengalir seperti
lautan
Sulit untuk menemukan ujung dan pangkal
Terkadang sulit diatur oleh akal
Rindu adalah rasa insan
yang tak berwujud
Abstrak namun begitu
kongkrit dirasa hati
Hanya dzikir dan do’a
menjadi penawar perih hati ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar